Penggunaan Media Canva Guna Meningkatkan Minat Belajar Siswa

Nama            : Binti Masruroh

NIM               : 230111605298

Offering       : A1B

 Penggunaan Media Canva Guna Meningkatkan Minat Belajar Siswa

 

1.      Latar Belakang

Minat belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran merupakan hal yang penting dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Peserta didik yang mempunyai minat belajar tinggi dalam proses pembelajaran dapat menunjang proses belajar mengajar menjadi semakin baik, begitupun sebaliknya minat belajar peserta didik yang rendah mengakibatkan kualitas pembelajaran akan menurun dan akan berpengaruh pada hasil belajar. Minat yang dimaksud disini adalah ketertarikan seorang individu yang tetap terhadap sesuatu hal karena menyadari pentingnya atau bernilainya hal tersebut.

            Minat belajar mengikuti pembelajaran peserta didik MA Al Hayatul Islamiyah sangat kurang. Masalah yang sangat crusial adalah mudah kehilangan fokus ketika pembelajaran di kelas dan mereka cenderung mementingkan tugas selesai meskipun tidak memahami materi yang dipelajari. Minat belajar mengikuti pembelajaran yang kurang disebabkan peserta didik bosan dengan keadaan PBM dan mereka lebih menyukai gaya belajar dengan media visual berupa gambar daripada tulisan. Selain itu dari hasil pengamatan, guru yang hanya menggunakan metode ceramah mengakibatkan minat belajar siswa menjadi  rendah.

            Untuk itu diperlukan adanya strategi pembelajatan baru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Strategi yang akan penulis buat adalah dengan mengubah media pembelajaran sesuai dengan minat peserta didik. Berdasarkan hasil assessment 81,3% siswa menyukai belajar dengan media gambar daripada hanya sekedar tulisan, maka hal ini menjadi peluang atau menjadi dasar mengapa seorang pendidik atau Guru BK (Konselor) di MA Al Hayatul Islamiyah menggunakan media pembelajaran berupa gambar untuk meningkatkan minat belajar siswa. Dalam hal ini penulis akan menggunakan canva sebagai penunjang dalam pembuatan media gambar bagi peserta didik.

 

2.      Hasil Pengembangan dan Media yang Dikembangkan

Media Layanan Bimbingan dan Konseling

Pendidikan menjadi salah satu penunjang kualitas sumber daya manusia melalui proses pembelajaran (Nurindah & Kasman, 2021). Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, maka setiap institusi pendidikan harus menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien (Ardiansyah et al., 2019). Oleh sebab itu, pembelajaran merupakan proses belajar yang telah dirancang, sistematis, dan memiliki sifat formal, serta diadakan oleh sebuah institusi pendidikan (Prawiyogi et al., 2020). Menurut Novantara (2017), kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien ditandai dengan tercapainya tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan sebelumnya. Hasil penelitian dari Kustandi et al. (2020) menjelaskan bahwa dalam kegiatan pembelajaran, media dibutuhkan untuk mendukung tujuan pembelajaran tersebut. Sehingga, tercapaiannya tujuan dari kegiatan pembelajaran ini penting dikarenakan media sebagai alat belajar yang dijadikan sebagai perantara berguna untuk menyampaikan informasi di dalam kelas dari guru kepada siswa (Sunarni & Budiarto, 2014). (Kustandi et al., 2021).Menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran memiliki berbagai macam jenis, misalnya media cetak, media audio, dan media visual. Untuk itu, guru sebagai pengguna harus mampu mengidentifikasi dan menyesuaikan media dengan tujuan pembelajaran.

Dewasa ini, perkembangan teknologi dan pengetahuan semakin pesat, maka media pembelajaran berfungsi sebagai berikut:

  • a.       Memudahkan pembelajaran bagi peserta didik dan juga memudahkan pengajaran bagi guru.
  • b.      Memberikan pengalaman lebih nyata (abstrak menjadi konkret).
  • c.       Menarik perhatian peserta didik lebih besar (kegiatannya tidak membosankan).
  • d.      Semua indera peserta didik dapat diaktifkan.
  • e.       Lebih menarik dan minat peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran.
  • f.        Dapat membangkitkan dunia teori dengan realitanya.(Ilmi et al., n.d.)

Di era globalisai, Bimbingan dan Konseling sangat berperan dalam dunia Pendidikan dan dalam membantu peserta didik mencapai tugas-tugas perkembangannya. Maka dari itu, pada zaman ini teknologi semakin pesat dan maju, menuntut seorang guru haruslah memilih media layanan informasi BK apa yang cocok untuk peserta didik. Seperti yang sudah disebutkan di atas tentang permasalahan  minat belajar siswa dan media pembelajaran yang mereka sukai, maka disini penulis akan memberikan salah satu alternative solusi atas permasalahan tersebut. Salah satu dari banyaknya aplikasi yang ada dalam dunia teknologi ialah Canva. Canva lebih cocok pada jenjang SMP atau SMA, tetapi pada pengembangan ini difokuskan pada jenjang SMA/MA. Canva dipilih karena dirasa pada jenjang Pendidikan tersebut peserta didik sudah mengenal teknologi dan mampu mengaplikasikannya.

 

Canva dalam media Layanan Informasi Bimbingan dan Konseling

Canva adalah platform desain grafis yang memungkinkan pengguna membuat grafik, presentasi, poster, logo, dokumen, dan konten visual media sosial lainnya. platform ini tersedia di web dan seluler, dan mengintegrasikan jutaan gambar, font, template, dan ilustrasi (Famukhit, 2020). Canva menawarkan filter foto, jutaan gambar, ikon dan bentuk gratis, dan ratusan font ribuan template dapat dipilih serta beberapa yang lebih berguna bagi guru terkait dengan media sosial, termasuk generator meme, geofilters SnapChat, dan templat Instagram Story (Gehred, 2021). (Saman et al., n.d.)

Adapun kelebihan serta kekurangan yang ada pada aplikasi Canva.

Kelebihan Canva:

1.      Memudahkan seseorang dalam membuat desain yang diinginkan atau diperlukan, seperti; pembuatan poster, sertifikat, infografis, template video, presentasi, dan lain sebagainya yang disediakan dalam aplikasi Canva.

2.      Karena aplikasi ini menyediakan berbagai macam template yang sudah tersedia dan menarik, maka memudahkan seseorang dalam membuat suatu desain yang sudah disediakan, hanya menyesuaikan saja keinginan serta pemilihan tulisan, warna, ukuran, gambar, dan lain sebagainya yang disediakan.

3.      Mudah dijangkau, aplikasi Canva mudah dijangkau semua kalangan karena bisa didapat melalui Android ataupun Iphone, hanya dengan mendownloadnya untuk mendapatkan aplikasi ini, jika memakai gawai. Apabila laptop, caranya adalah dengan membuka chrome, web Canva dan masuk pada aplikasi Canva tanpa harus mendownload.

 

Kekurangan aplikasi Canva:

1.      Aplikasi Canva mengandalkan jaringan internet yang cukup dan stabil, bila mana tidak adanya internet atau kuota dalam gawai maupun laptop yang akan menjangkau aplikasi Canva, Canva tidak dapat dipakai atau mendukung dalam proses mendesain.

2.      Dalam aplikasi Canva ada template, stiker, ilustrasi, font, dan lain sebagainya secara berbayar. Jadi, ada beberapa yang berbayar ada yang tidak. Tetapi hal ini tidak masalah dikarenakan banyak template yang menarik dan gratis lainnya. Hanya bagaimana pengguna dapat mendesain sesuatu secara menarik dan mengandalkan kreativitas sendiri.

3.      Terkadang desain yang dipilih terdapat kesamaan desain dengan orang lain, entah itu tempatnya, gambar, warna, dan sebagainya. Tetapi ini juga tidak menjadi masalah, kembali lagi kepada pengguna dalam memilih suatu desain yang berbeda.(Ilmi et al., n.d.)

Manfaat Canva untuk guru BK dan siswa yaitu sebagai aplikasi berbasis teknologi, Canva menyediakan ruang belajar untuk setiap guru dalam melaksanakan suatu pembelajaran dengan mengandalkan media pembelajaran salah satunya berupa aplikasi Canva. Media yang menyediakan lebih banyak template menarik untuk menarik minat siswa dalam proses pembelajaran. Banyak contoh yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran dengan media Canva salah satunya menggunakan Power Point ketika melakukan layanan Bimbingan Klasikal di kelas. Template ini juga bisa digunakan untuk mendukung proses pembelajaran mata pelajaran lainnya dan bisa digunakan oleh guru maupun siswa sebagai media dalam menyampaikan materi. Dengan vitur yang mudah dipahami, berbagai template yang menarik dan mudah di aplikasikan menjadikan Canva menjadi salah satu aplikasi yang perlu diterapkan dalam proses pembelajaran.

Penulis mengambil contoh materi bidang belajar. Tips belajar yang efektif dan menyeangkan melalui layanan informasi Bimbingan dan Konseling dengan menggunakan media Canva, poster tentang adab menuntut ilmu, keutamaan menuntut ilmu, tips belajar mengikuti ujian; Infografis dengan mengangkat tema waktu belajar yang efektif. Dalam penerarapannya, siswa diharapkan mampu mengikuti proses layanan bimbingan dan konseling dengan serius dan menyenangkan.

Dengan kemajuan teknologi, peserta didik juga bisa diajarkan bagaimana menggunakan Canva sebagai media pembelajaran mereka. Bila mereka sudah tahu bagaimana cara menggunakannya, peserta didik bisa memanfaatkan fitur ini sebagai media pembelajaran di mata pelajaran lainnya ataupun digunakan sebagai media catatan materi pembelajaran. Sehingga harapannya minat belajar peserta didik meningkat dengan adanya aplikasi ini dalam menghasilkan gambar yang menarik perhatian mereka.

 

 

 

Kesimpulan

Berdasarkan hasil dan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang menarik sangat diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran. Media yang disajikan pada masa ini lebih mengedepankan teknologi dan komunikasi untuk diimplementasikan di ranah Pendidikan, salah satunya Layanan Bimbingan dan Konseling. Bagaimana media pembelajaran memberikan pengaruh terhadap minat belajar peserta didik, serta bagaimana mengasah kreatuvitas dan keterampilan peserta didik dalam pembelajarannya di sekolah. Aplikasi yang bisa dimanfaatkan disini adalah Canva. Canva adalah aplikasi online yang mempunyai beragam template serta fitur-fitur yang ada untuk membantu guru BK (Konselor) serta siswa (Konseli) memudahkan dalam melakukan pembelajaran yang berbasis teknologi, keterampilan, kreativitas, dan manfaat lainnya yang di dapat.  Sehingga seorang guru BK hari ini sudah seharusnya melek akan teknologi untuk bisa mengetahui gaya belajar seperti apa yang dibutuhkan atau diinginkan oleh peserta didiknya, maupun media pembelajaran yang menunjang dalam proses belajar mengajar.

 

 

Daftar Rujukan

Ilmi, J., BKPI UIN Mahmud Yunus Batusangkar Sumatera Barat, P., & BKPI UIN Mahmud Yunus Batusangkar Sumatera Barat, P. (n.d.). Penggunaan Media Canva Untuk Daya Tarik Siswa Dalam Mengikuti Layanan Informasi Bimbingan Dan Konseling. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 7(2).

Kustandi, C., Farhan, M., Zianadezdha, A., Fitri, A. K., & L, N. A. (2021). PEMANFAATAN MEDIA VISUAL DALAM TERCAPAINYA TUJUAN PEMBELAJARAN. Akademika, 10(02), 291–299. https://doi.org/10.34005/akademika.v10i02.1402

Saman, A., Fadilah Umar, N., Ilham Bakhtiar, M., Harum, A., Author, C., & Konseling, B. D. (n.d.). CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pemanfaatan Aplikasi Canva untuk membuat Media Bimbingan dan Konseling Bagi MGBK Kabupaten Gowa History Article. https://doi.org/10.31960/caradde.v4i2.1352

 

                                                                                                         


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sharing Mata Kuliah Teori dan Pengembangan Multimedia Bimbingan dan Konseling